Kilasan – Pemerintah Kabupaten Muara Enim menegaskan komitmennya menjaga kesinambungan program pemberdayaan keluarga melalui estafet kepemimpinan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK). Momentum tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim Sisa Masa Bakti 2025–2030 kepada H. Ahmad Yani oleh Plt. Bupati Muara Enim Hj. Sumarni, di Balai Agung Serasan Sekundang (BASS), Senin (27/7/2026).
Prosesi serah terima turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim Deddy Arianto, S.Pd., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati menyampaikan apresiasi kepada Ketua TP PKK sebelumnya, Hj. Heni Pertiwi Edison, atas dedikasi dan kontribusinya selama memimpin organisasi tersebut.
Salah satu capaian yang mendapat perhatian khusus adalah lahirnya Batik Petule, yang kini dikenal sebagai salah satu batik khas Serasan Sekundang dan telah memperoleh Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Kementerian Hukum dan HAM RI Wilayah Sumatera Selatan.
“Berbagai capaian yang telah diraih menjadi fondasi yang kuat untuk terus dikembangkan. Estafet kepemimpinan ini bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi juga keberlanjutan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Sumarni.
Ia menegaskan, TP PKK memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui penguatan keluarga.
Karena itu, kepengurusan baru diharapkan mampu melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Plt. Bupati juga meminta seluruh jajaran TP PKK bekerja secara terukur, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil nyata dengan menjadikan 10 Program Pokok PKK sebagai pedoman utama.
Menurutnya, program tersebut harus mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah, mulai dari percepatan penurunan stunting, penguatan ekonomi keluarga melalui pemberdayaan UMKM, peningkatan ketahanan pangan keluarga, hingga pembentukan karakter generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
“TP PKK harus terus menjadi motor penggerak pemberdayaan keluarga. Program-programnya harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan,” tegasnya.
Sementara itu, Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim H. Ahmad Yani menyatakan siap mengemban amanah yang diberikan serta melanjutkan program-program yang telah dirintis sebelumnya.
Ia menegaskan, langkah awal yang akan dilakukan adalah memperkuat konsolidasi internal organisasi sekaligus membangun sinergi yang lebih erat dengan pemerintah daerah, perangkat daerah, serta berbagai pemangku kepentingan.
“Kami berkomitmen memastikan seluruh program kerja TP PKK dapat menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan,” ujar Ahmad Yani.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, Pemerintah Kabupaten Muara Enim berharap TP PKK semakin berperan sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga, memperkuat pemberdayaan perempuan, serta mendukung terwujudnya masyarakat Muara Enim yang sehat, mandiri, dan sejahtera.(aep)
