Kilasan – Polda Sumatera Selatan menggelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) 2026 sebagai langkah strategis memperkuat kesiapan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan berlangsung di Jakabaring Sport City, tepatnya di Lapangan Shooting Range, Jumat (10/4), dipimpin Wakapolda Sumsel Rony Samtana mewakili Kapolda Sumsel Sandi Nugroho.
Simulasi ini dihadiri jajaran pimpinan, mulai dari Irwasda hingga Kapolres dan pejabat operasional di seluruh wilayah hukum Polda Sumsel. Kehadiran lintas satuan ini menegaskan keseriusan institusi dalam membangun standar kemampuan operasional yang seragam.
Rangkaian kegiatan dimulai dari gladi bersih, apel kesiapan, hingga simulasi lapangan yang menggambarkan berbagai skenario pengendalian situasi, termasuk potensi konflik massa dan kondisi darurat.
Latihan ini juga menjadi kelanjutan dari program peningkatan kapasitas personel berbasis etika dan hak asasi manusia (HAM), sehingga kemampuan teknis diimbangi dengan pemahaman hukum dan pendekatan humanis.
“Setiap personel harus memahami bahwa penggunaan kekuatan dilakukan secara proporsional, sesuai hukum, dan tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia. Latihan ini menjadi tolok ukur kesiapan kita di lapangan,” tegas Rony.
Dalam simulasi tersebut, berbagai aspek diuji, mulai dari taktik pengendalian massa, koordinasi lintas satuan, hingga kecepatan respons dalam situasi krisis. Hal ini penting untuk memastikan setiap personel mampu bertindak profesional dan terukur.
Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa Sispamkota merupakan bagian dari upaya berkelanjutan membangun budaya kerja Polri yang modern dan humanis.
“Penguatan kompetensi operasional personel menjadi kunci dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat. Polda Sumsel berkomitmen menghadirkan personel yang profesional, humanis, dan responsif,” ujarnya.
Kegiatan ini juga selaras dengan program Presisi Polri yang menekankan kemampuan prediktif, responsibilitas, dan transparansi dalam pelaksanaan tugas.
Dengan latihan berkelanjutan seperti ini, Polda Sumsel berharap mampu meminimalkan potensi konflik serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Selatan secara optimal.(aep)
