Home / Berita/ Pelajar 17 Tahun Tewas Usai Motor Bertabrakan dengan Bus Karyawan di Jalinsum Muara Enim

Pelajar 17 Tahun Tewas Usai Motor Bertabrakan dengan Bus Karyawan di Jalinsum Muara Enim

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Muara Enim–Tanjung Enim, Desa Karang Raja, Minggu (28/6/2026). Seorang pelajar berusia 17 tahun meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan bus karyawan PT Manggala Usaha Manunggal (MUM).

Editor: Kilasan
29 Juni 2026
16:35 WIB

Kilasan – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah sepeda motor dan bus karyawan terjadi di Jalan Lintas Muara Enim–Tanjung Enim, tepatnya di Dusun I, Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim, Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 17.40 WIB. Dalam peristiwa tersebut, seorang pelajar berusia 17 tahun meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

Korban diketahui bernama Subagja (17), warga Dusun I Desa Karang Raja. Ia mengalami luka berat akibat benturan dalam kecelakaan tersebut dan sempat dilarikan ke RSUD dr. H. Mohamad Rabain Muara Enim sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Kasat Lantas Polres Muara Enim AKP Nadhya Nabilla didampingi Kanit Gakkum Satlantas Ipda Tri Yudarta mengatakan, kecelakaan bermula saat Bus Karyawan PT Manggala Usaha Manunggal (MUM) bernomor polisi BG 7228 DA yang dikemudikan Mahadi (64) melaju dari arah Tanjung Enim menuju Muara Enim.

“Setibanya di lokasi kejadian, bus diduga hendak mendahului sebuah mobil minibus berwarna putih yang mengerem di depannya,” ujar AKP Nadhya, Senin (29/6/2026).

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha F1ZR bernomor polisi BG 6414 DE yang dikendarai korban.

“Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. Sepeda motor menabrak bagian depan sebelah kanan bus,” jelasnya.

Akibat benturan tersebut, korban mengalami retak pada bagian atas kepala, luka robek di lutut kanan, serta luka lecet pada kedua kaki dan bibir. Korban segera dievakuasi ke RSUD dr. H. Mohamad Rabain Muara Enim untuk mendapatkan penanganan medis.

“Korban sempat mendapatkan perawatan, namun nyawanya tidak tertolong,” katanya.

Sementara itu, pengemudi bus dilaporkan tidak mengalami luka. Kedua kendaraan yang terlibat juga mengalami kerusakan akibat benturan.

Satlantas Polres Muara Enim telah mengamankan barang bukti berupa satu unit Bus Karyawan PT MUM BG 7228 DA dan satu unit sepeda motor Yamaha F1ZR BG 6414 DE.

Selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas juga telah memeriksa sejumlah saksi dan membuat laporan polisi sebagai bagian dari proses penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan.

“Penyelidikan masih terus dilakukan. Kami telah melakukan olah TKP, meminta keterangan para saksi, serta mengamankan barang bukti guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan,” ungkap AKP Nadhya.

Kasat Lantas mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat melakukan manuver mendahului kendaraan di jalan dua arah.

“Pastikan kondisi jalan benar-benar aman sebelum mendahului kendaraan lain. Kesalahan dalam mengambil keputusan di jalan dapat berakibat fatal, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” pungkasnya.(aep)

Topik Terkait