Kilasan – Komitmen PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan berdedikasi tinggi bagi negara kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID ini sukses meraih apresiasi tertinggi melalui penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia.
Penghargaan kenegaraan yang tertuang dalam Keputusan Presiden (KEPPRES) RI No. 60/TK/Tahun 2026 tersebut dianugerahkan kepada Taupan Ariansyah Putra, S.T., M.Si., yang menjabat sebagai Department Head Mining Operation Control & Support PTBA.
Penyematan tanda kehormatan ini dilakukan secara langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, bertepatan dengan momentum Upacara Peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-81 di Plaza Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) No. 35 Tahun 2010, Satyalancana Wira Karya merupakan tanda kehormatan bergengsi dari Presiden RI. Apresiasi ini diberikan secara selektif kepada figur yang dinilai telah memberikan darma bakti besar kepada nusa dan bangsa, sehingga rekam jejak pengabdiannya layak dijadikan teladan bagi masyarakat luas.
Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, menyambut penuh kebanggaan atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merepresentasikan pentingnya peran dan kualitas SDM dalam mendorong roda transformasi perusahaan yang berkelanjutan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh insan PTBA untuk terus meningkatkan kinerja operasional melalui optimalisasi proses pertambangan, inovasi tanpa henti, dan penerapan budaya keselamatan kerja. Didukung kompetensi dan kolaborasi, kami berkomitmen penuh menjaga keandalan operasional serta mendukung ketahanan energi nasional,” papar Bambang.

Lebih lanjut, Bambang menjamin bahwa perseroan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan maupun seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) melalui proses kerja yang efektif, responsif, dan akuntabel.
Ia menekankan, seluruh transformasi yang dijalankan PTBA senantiasa berpedoman kuat pada prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang mencakup transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran.
“Penerapan GCG secara konsisten adalah landasan mutlak bagi PTBA dalam mengambil setiap keputusan, menjaga kepercayaan publik, serta memastikan pengelolaan perusahaan berjalan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Taupan Ariansyah Putra, selaku penerima Tanda Kehormatan, menyampaikan rasa syukur mendalam atas apresiasi dari negara. Ia menyadari bahwa pencapaian historis ini tidak lepas dari dukungan penuh manajemen dan kolaborasi solid seluruh tim kerja di PTBA.
“Tanda Kehormatan ini merupakan amanah besar untuk terus meningkatkan kompetensi dan memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan, bangsa, dan negara. Terima kasih kepada manajemen dan seluruh rekan kerja. Semoga pencapaian ini mendorong kita semua untuk terus berkarya, berinovasi, mengutamakan keselamatan, dan menjunjung tinggi integritas demi kemajuan Indonesia,” ungkap Taupan.
Keberhasilan ini semakin mempertegas posisi PTBA tidak hanya sebagai pilar industri energi, tetapi juga sebagai rahim bagi SDM-SDM unggul yang siap mengawal keunggulan bisnis pertambangan secara bertanggung jawab demi kemandirian energi nasional.(aep)
