Kilasan – Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kabupaten Muara Enim mulai memasuki tahapan penjaringan bakal calon ketua. H Adriansyah menjadi salah satu figur yang menyatakan kesiapannya mengikuti proses pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Muara Enim.
Keseriusan tersebut ditandai dengan kedatangannya ke sekretariat panitia penjaringan untuk mengambil formulir pendaftaran bakal calon ketua pada Kamis, 17 September 2026.
H Adriansyah datang bersama sejumlah kerabat dan pendukungnya. Kedatangannya diterima jajaran panitia penjaringan yang bertugas menangani proses administrasi pencalonan.
“Langkah pengambilan formulir ini mencerminkan komitmen kuat saya untuk berpartisipasi secara aktif dalam kontestasi pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Muara Enim. Ke depannya, saya tentu akan mematuhi, mengikuti, serta merampungkan seluruh rangkaian tahapan serta mekanisme organisasi yang telah digariskan,” ungkap H Adriansyah saat memberikan keterangan, Kamis 17 September 2026.
Menurut Adriansyah, keikutsertaannya dalam penjaringan bukan semata-mata untuk mengejar posisi ketua. Ia menyebut pencalonan tersebut sebagai bagian dari pengabdian dan upaya memperkuat organisasi Partai Golkar di Kabupaten Muara Enim.
Ia juga berharap Musda dapat menjadi momentum konsolidasi kader dan berlangsung sesuai mekanisme organisasi.
“Orientasi utamanya bukan sekadar menduduki kursi jabatan. Esensi terpenting adalah bagaimana memastikan roda organisasi kian kokoh, sistem kaderisasi berjalan berkesinambungan, jalinan komunikasi dengan masyarakat luas semakin erat, serta Golkar benar-benar mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” tambahnya.
Adriansyah berpandangan, kepemimpinan Partai Golkar ke depan perlu memperhatikan keberlangsungan kaderisasi sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Ketua DPD Partai Golkar Muara Enim, Riasan Syahri, SH, MH, mengatakan tahapan pendaftaran masih dibuka hingga Kamis, 17 September 2026 pukul 24.00 WIB.
Dengan batas waktu tersebut, kader yang memenuhi persyaratan masih memiliki kesempatan untuk mengambil bagian dalam proses penjaringan sesuai ketentuan organisasi.
Adriansyah sendiri memiliki pengalaman dalam struktur Partai Golkar Muara Enim. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Sekretaris DPD dan Ketua Harian periode 2014–2016, Wakil Ketua Pemenangan Pemilu periode 2016–2017, serta Wakil Ketua Bidang Pengkajian dan Kebijakan periode 2021–2023.
Setelah pengambilan formulir, tahapan pencalonan selanjutnya akan mencakup pengembalian berkas, verifikasi persyaratan administrasi, hingga pelaksanaan Musda yang akan menentukan kepemimpinan DPD Partai Golkar Kabupaten Muara Enim untuk periode berikutnya.(aep)
