Home / Berita/ Semak dan Tumpukan Ban Bekas Terbakar di Eks Workshop BKPL, Enam Damkar dan 8 Water Truck Dikerahkan

Semak dan Tumpukan Ban Bekas Terbakar di Eks Workshop BKPL, Enam Damkar dan 8 Water Truck Dikerahkan

Kebakaran melanda semak belukar dan tumpukan ban bekas di eks Workshop BKPL, Banko Pit 2, Lawang Kidul. Enam mobil damkar, delapan water truck, dan dua excavator dikerahkan untuk memadamkan api sekaligus mencegah kebakaran meluas.

Editor: Kilasan
9 Agustus 2026
11:49 WIB

Kilasan – Kebakaran melanda kawasan eks Workshop BKPL, Banko Pit 2, Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Api membakar semak belukar dan tumpukan ban bekas yang berada di sekitar areal tersebut. Kondisi material yang mudah terbakar membuat penanganan harus dilakukan secara cepat untuk mencegah api meluas ke area lain.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra melalui Kapolsek Lawang Kidul IPTU Chandra Kirana mengatakan, petugas bersama sejumlah pihak langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan kebakaran.

Berdasarkan keterangan sementara dari sejumlah saksi, api terlihat membesar dari kawasan semak-semak yang terdapat banyak ban bekas tidak terpakai. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada petugas pemadam kebakaran.

“Begitu mendapatkan informasi, petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi. Api akhirnya dapat dipadamkan berkat kerja sama seluruh pihak yang terlibat,” ujar Chandra.

Besarnya potensi penyebaran api membuat penanganan melibatkan sejumlah armada. Sedikitnya enam unit mobil pemadam kebakaran dari PT Bukit Asam, PT SBS, PT PPA, dan PT PIM dikerahkan ke lokasi.

Selain itu, delapan unit water truck berkapasitas 18.000 liter turut membantu proses pemadaman dan pendinginan area terdampak.

Upaya mencegah api merembet juga dilakukan dengan membuat tanggul atau sekat di sekitar lokasi kebakaran. PT Bukit Asam mengerahkan dua unit excavator untuk membuat pembatas tersebut.

Langkah itu dilakukan untuk membatasi area terdampak sekaligus mengantisipasi kemungkinan api kembali menyala dan meluas ke bagian lain yang memiliki material mudah terbakar.

Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa maupun laporan kerugian material. Api telah berhasil dipadamkan dan kondisi di lokasi dinyatakan terkendali.

Meski demikian, Polsek Lawang Kidul masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Polisi belum menyimpulkan sumber api maupun memastikan adanya unsur kelalaian atau kesengajaan dalam peristiwa tersebut.

Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM Situmorang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama ketika kondisi lingkungan kering dan terdapat material yang mudah terbakar.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan serta tidak membuang puntung rokok yang masih menyala di kawasan yang mudah terbakar.

“Pencegahan kebakaran membutuhkan peran serta semua pihak. Jika masyarakat melihat adanya titik api atau kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin,” tegasnya.

Polisi bersama pihak terkait masih melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan kondisi lokasi benar-benar aman sekaligus mendalami penyebab kebakaran.(aep)

Topik Terkait