Home / Berita/ Lepas Pena, Genggam Kemenangan: Aksi Memukau PS PWI Muara Enim di Lapangan Hijau

Lepas Pena, Genggam Kemenangan: Aksi Memukau PS PWI Muara Enim di Lapangan Hijau

PS PWI Muara Enim sukses menggebrak Turnamen Sepakbola Berjalan U-40 dengan menundukkan PS Perikanan 2-0. Mengusung angle gaya hidup sehat dan keunikan olahraga rekreasi di bawah KORMI, para jurnalis ini membuktikan bahwa pena dan lapangan hijau bisa berjalan seirama demi merajut kebersamaan jelang HUT ke-81 RI.

Editor: Kilasan
13 Agustus 2026
13:58 WIB

Kilasan – Menyusun kalimat berita dan merangkai kata mungkin sudah menjadi makanan sehari-hari bagi para wartawan di Muara Enim. Namun, bagaimana jika mereka harus “berlari” tanpa benar-benar berlari di atas rumput hijau?

Pemandangan unik tersebut tersaji di GOR Pancasila Muara Enim, Kamis (13/8/2026). 

Skuad jurnalis yang tergabung dalam PS PWI Muara Enim sukses mencuri perhatian publik lewat debut gemilang mereka dalam Turnamen Sepakbola Berjalan U-40. Menghadapi PS Perikanan, tim pemburu berita ini mengunci kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0.

Sejak peluit kick-off dibunyikan, tensi pertandingan langsung meningkat. Kendati tanpa persiapan fisik yang intensif, para kuli tinta tampil trengginas. Gol Pertama Andreas Prakoso sukses memecah kebuntuan lewat skema serangan yang rapi di paruh pertama. Gol Kedua Sigit Eko Raharjo memperbesar keunggulan tim jurnalis sebelum turun minum.

Memasuki babak kedua, PS Dinas Perikanan mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, solidnya lini pertahanan PS PWI Muara Enim membuat skor 2-0 tidak berubah hingga wasit meniup peluit panjang.

Bagi Kapten PS PWI Muara Enim, Denny Kristian, kemenangan ini menjadi suntikan moral yang luar biasa untuk menatap babak perempat final yang dijadwalkan berlangsung Jumat (14/8/2026). Meski memasang target menembus partai puncak, ia menegaskan bahwa hasil akhir bukanlah satu-satunya tujuan utama.

“Yang terpenting silaturahmi dan memperkenalkan olahraga sepakbola berjalan yang berada di bawah naungan KORMI,” ujar Denny.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua PWI Muara Enim, Sigit Eko Raharjo. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada para anggota PWI yang tidak hanya aktif mengawal informasi publik, tetapi juga ikut ambil bagian dalam menyukseskan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini.

“Yang utama tetap semangat, jaga persaudaraan, dan kesehatan. Menang itu penting, tetapi silaturahmi dan kebersamaan jauh lebih bermakna,” pesan Sigit.

Turnamen Sepakbola Berjalan U-40 yang diinisiasi oleh Perkumpulan Sepakbola Berjalan Seluruh Indonesia (Persejasi) Kabupaten Muara Enim ini tidak sekadar menjadi ajang unjuk gigi kemampuan mengolah si kulit bundar. Ajang ini sekaligus menjadi ruang sosialisasi bagi walking football—sebuah inovasi olahraga rekreasi yang aman bagi usia 40 tahun ke atas, yang kini terus berkembang di bawah naungan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI).

Dengan tiket perempat final di tangan, PS PWI Muara Enim kini bersiap melanjutkan langkah. Di balik ketatnya persaingan menuju podium juara, keringat yang tumpah di GOR Pancasila menjadi simbol nyata bahwa semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat bisa dimulai dari mana saja, bahkan dari lapangan sepakbola berjalan.(adm)

Topik Terkait