Kilasan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim terus memperkuat pembangunan karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka. Salah satu langkah nyatanya diwujudkan dengan menggelar Muara Enim Scout Competition 2026, ajang kompetisi kepramukaan yang tidak hanya menguji keterampilan peserta, tetapi juga membentuk jiwa kepemimpinan, disiplin, dan semangat kebangsaan.
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Muara Enim itu berlangsung selama dua hari, 4–5 Agustus 2026, di Lapangan Plaza Kawasan Sport Center Muara Enim dan dibuka oleh Bupati Muara Enim yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Muara Enim, Drs. H. Rusdi Hairullah, M.Si., Selasa (4/8/2026).
Dalam sambutannya, Rusdi menegaskan Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan zaman.
Menurutnya, organisasi kepramukaan menjadi wadah pembelajaran yang menanamkan nilai tanggung jawab, kepemimpinan, kedisiplinan, gotong royong, hingga kecintaan terhadap bangsa dan negara sejak usia dini.
“Melalui Gerakan Pramuka kita membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, bertanggung jawab, serta mencintai bangsa dan negaranya. Nilai-nilai inilah yang menjadi bekal penting menghadapi tantangan masa depan,” ujar Rusdi.
Ia menjelaskan, Scout Competition bukan sekadar ajang menentukan pemenang, tetapi menjadi ruang bagi anggota Pramuka untuk mengasah mental, meningkatkan keterampilan, serta mempererat persaudaraan antargugus depan di Kabupaten Muara Enim.
Rusdi juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan semangat sportivitas sebagai nilai utama dalam setiap perlombaan.
“Menang adalah bonus. Namun pengalaman, kedisiplinan, kejujuran, kerja sama, dan semangat pantang menyerah merupakan kemenangan yang sesungguhnya. Tunjukkan kemampuan terbaik dengan menjunjung tinggi sportivitas,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Muara Enim, Ardian Arifanardi, AP., M.Si., mengatakan penyelenggaraan Scout Competition merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia kepramukaan.
Menurutnya, pembinaan Pramuka harus terus diperkuat agar mampu menjadi benteng karakter generasi muda di tengah pengaruh globalisasi, modernisasi, dan perkembangan teknologi yang semakin pesat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan kualitas SDM kepramukaan sehingga Gerakan Pramuka tetap menjadi organisasi yang relevan dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan siap menghadapi perkembangan zaman,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peserta berasal dari kwartir ranting Gerakan Pramuka se-Kabupaten Muara Enim yang mengikuti tiga cabang perlombaan, yakni pionering, sandi morse, dan keterampilan baris-berbaris (PBB).
Selain menjadi ajang kompetisi, Scout Competition 2026 juga diharapkan menjadi sarana memperkuat silaturahmi antarsatuan Pramuka sekaligus melahirkan kader-kader muda yang memiliki integritas, kepemimpinan, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Muara Enim menegaskan komitmennya untuk terus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berjiwa nasionalis, serta siap menjadi pemimpin masa depan.(aep)
