Home / Berita/ Kebakaran Hanguskan Kantin MIN 1 Muara Enim, Aktivitas Belajar Masih Dikaji Kemenag

Kebakaran Hanguskan Kantin MIN 1 Muara Enim, Aktivitas Belajar Masih Dikaji Kemenag

Kebakaran menghanguskan bangunan kantin MIN 1 Muara Enim pada Rabu (29/7) petang. Tidak ada korban jiwa, sementara penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dan Kementerian Agama mengkaji dampaknya terhadap kegiatan belajar mengajar.

Editor: Kilasan
30 Juli 2026
18:01 WIB

Kilasan – Kebakaran menghanguskan bangunan kantin Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Muara Enim yang berada di Jalan Jenderal Bambang Utoyo Nomor 32/35, Kelurahan Pasar III, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 18.45 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Api melalap satu bangunan kantin yang terdiri atas tiga lapak milik pedagang sebelum akhirnya berhasil dipadamkan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Muara Enim bersama unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Salah seorang saksi sekaligus penjaga sekolah, Febri, mengatakan dirinya bersama dua rekannya baru selesai membersihkan lingkungan sekolah dan sedang berada di teras ketika mendengar suara mencurigakan dari arah kantin di belakang ruang kelas.

“Saya melihat ke belakang dan api sudah membesar membakar bangunan kantin,” ujarnya.

Menurut Febri, dirinya bersama rekan-rekannya sempat berusaha memadamkan api dan menyelamatkan sejumlah barang. Namun upaya tersebut dihentikan setelah kobaran api semakin besar.

Ia juga mengaku mendengar suara ledakan yang diduga berasal dari tabung gas elpiji 3 kilogram sehingga mereka memilih menjauh demi keselamatan sambil menunggu petugas pemadam tiba di lokasi.

Kepala DPKP Kabupaten Muara Enim melalui Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Eddy Rachmady mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat dan segera mengerahkan personel beserta dua unit mobil pemadam ke lokasi kejadian.

“Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelah proses pemadaman dilakukan,” katanya.

Eddy menegaskan penyebab kebakaran hingga kini belum dapat dipastikan karena masih menunggu hasil penyelidikan pihak terkait. Berdasarkan informasi awal yang diterima petugas, titik awal api diduga berasal dari area kantin yang berada di belakang gedung ruang kelas.

Selain menghanguskan bangunan kantin, kebakaran juga mengakibatkan sejumlah bagian bangunan sekolah mengalami kerusakan ringan, di antaranya beberapa jendela ruang kelas yang pecah akibat panas.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim, H. Abdul Haris Putra, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Ia menyampaikan bahwa dugaan awal mengenai penyebab kebakaran belum dapat dijadikan kesimpulan karena masih menunggu hasil penyelidikan resmi.

“Ini merupakan musibah. Yang terpenting tidak ada korban jiwa dan bangunan utama sekolah tidak mengalami kerusakan yang lebih besar,” ujarnya.

Terkait kegiatan belajar mengajar, Abdul Haris mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Kepala MIN 1 Muara Enim untuk menentukan langkah terbaik sehingga proses pendidikan tetap dapat berjalan tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian mengenai penyebab pasti kebakaran maupun nilai kerugian material yang ditimbulkan. Dugaan penyebab kebakaran yang beredar di lokasi masih bersifat informasi awal dan belum dapat dipastikan sebelum hasil penyelidikan selesai.(aep)

Topik Terkait