Home / Berita/ Lapas Muara Enim Razia Kamar Hunian dan Tes Urine Mendadak, Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba

Lapas Muara Enim Razia Kamar Hunian dan Tes Urine Mendadak, Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba

Lapas Kelas IIB Muara Enim bersama TNI, Polri, dan BNNK menggelar razia kamar hunian serta tes urine mendadak bagi warga binaan dan petugas. Hasilnya, tidak ditemukan narkoba maupun telepon genggam, namun petugas mengamankan sejumlah barang terlarang dari dalam blok hunian.

Editor: Kilasan
3 Juni 2026
16:35 WIB

Kilasan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Enim kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan razia kamar hunian dan tes urine mendadak terhadap warga binaan maupun petugas pemasyarakatan.

Kegiatan yang dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIB Muara Enim, Auliya Zulfahmi, ini merupakan tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan.

Dalam pelaksanaannya, Lapas Muara Enim menggandeng aparat penegak hukum dari Kodim 0404 Muara Enim, Polres Muara Enim, serta Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Muara Enim guna memastikan kegiatan berjalan optimal dan transparan.

Petugas gabungan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di seluruh blok hunian dengan menyisir setiap kamar dan sudut lapas. Penggeledahan dilakukan secara teliti dan humanis untuk mengantisipasi keberadaan barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Kepala Lapas Muara Enim, Auliya Zulfahmi, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran, khususnya yang berkaitan dengan narkoba dan barang-barang terlarang.

“Kami tidak main-main terhadap segala bentuk pelanggaran, terutama narkoba dan barang terlarang lainnya. Sinergi dengan APH akan terus kami perkuat demi menciptakan lapas yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba,” tegas Auliya, Rabu (3/6/2026).

Dari hasil razia, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam blok hunian, antara lain sendok logam, korek api, dan kabel. Seluruh barang temuan tersebut langsung diamankan, didata, dan akan dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.

Meski demikian, hasil penggeledahan tidak menemukan narkotika maupun telepon genggam yang selama ini menjadi fokus utama pengawasan di lingkungan pemasyarakatan.

Selain razia fisik, petugas juga melaksanakan tes urine secara acak terhadap sejumlah warga binaan dan petugas pemasyarakatan. Kegiatan tersebut dilakukan bekerja sama dengan tim medis dan BNNK Muara Enim sebagai langkah deteksi dini dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

Menurut Auliya, razia dan tes urine mendadak merupakan bagian dari strategi preventif yang secara konsisten dilakukan untuk menjaga integritas lembaga pemasyarakatan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan.

“Kami ingin memastikan seluruh warga binaan dapat menjalani masa pembinaan dengan baik dalam lingkungan yang kondusif. Kegiatan ini juga menjadi bentuk edukasi sekaligus pengingat bahwa Lapas Muara Enim berkomitmen penuh mewujudkan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan tertib,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan menciptakan lapas yang bebas dari narkoba dan pelanggaran lainnya tidak hanya bergantung pada pengawasan internal, tetapi juga memerlukan dukungan serta sinergi berkelanjutan dengan berbagai instansi terkait.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Muara Enim kembali menegaskan dukungannya terhadap program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, khususnya dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bebas dari narkoba, telepon genggam ilegal, dan berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu proses pembinaan warga binaan.(aep)

Topik Terkait