Kilasan – Warga Desa Muara Dua, Kecamatan Semendo Darat Laut (SDL), Kabupaten Muara Enim digemparkan dengan penemuan sesosok jasad perempuan di aliran Sungai Mio, Selasa (19/5/2026) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi tersangkut di bebatuan sungai sekitar pukul 07.17 WIB.
Setelah dilakukan identifikasi oleh petugas, korban diketahui bernama Misdaliana (46), seorang ibu rumah tangga warga Dusun II Desa Muara Dua, Kecamatan Semendo Darat Laut.
Kapolres Muara Enim melalui Kasi Humas AKP RTM Situmorang menjelaskan, penemuan jasad pertama kali diketahui warga bernama Harminaini (31) sekitar pukul 07.00 WIB saat hendak menuju kawasan sungai di bawah jembatan Air Mio.
“Ketika turun, saksi melihat objek yang mencurigakan di bebatuan seberang sungai,” ujarnya.
Merasa curiga, saksi kemudian memanggil suaminya, Ikin Arahan (33), bersama seorang warga lainnya, Raimuna (36), untuk memastikan temuan tersebut. Setelah diperiksa, objek yang terlihat ternyata sesosok tubuh manusia.
Temuan itu kemudian segera dilaporkan kepada pemerintah desa dan aparat kepolisian.
Mendapat laporan, jajaran Polsek Semendo bersama tim medis dan unsur terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi korban ke rumah sakit guna pemeriksaan lebih lanjut.
Di lokasi kejadian, petugas turut mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan korban, di antaranya sehelai kemeja putih motif garis-garis dan rok batik warna hitam.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal, polisi menyebut tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Berdasarkan pemeriksaan medis oleh dokter, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, luka ataupun lebam pada tubuh korban,” jelas AKP RTM Situmorang.
Dari hasil keterangan keluarga dan para saksi, korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi yang telah diderita cukup lama, yakni sejak tahun 2004 atau sekitar 22 tahun terakhir.
Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait rangkaian kejadian tersebut guna memastikan seluruh fakta di lapangan.(aep)
