Home / Berita/ Diduga Tabrak Lari di Gunung Megang, Pengendara Motor Asal OKU Tewas Dihantam Truk R6

Diduga Tabrak Lari di Gunung Megang, Pengendara Motor Asal OKU Tewas Dihantam Truk R6

Seorang pemuda berusia 24 tahun tewas mengenaskan akibat insiden yang diduga tabrak lari di Jalan Lintas Muara Enim-Prabumulih, Desa Panang Jaya. Korban yang mengendarai Honda Beat dihantam kendaraan roda enam (R6) yang nekat mendahului dari lajur berlawanan. Satlantas Polres Muara Enim kini tengah memburu pengemudi kabur tersebut dan mendesak saksi mata untuk memberikan informasi.

Editor: Kilasan
3 November 2026
08:21 WIB

Kilasan – Tragedi jalan raya kembali memakan korban jiwa di wilayah hukum Polres Muara Enim. Seorang pemuda bernama M. Depta Pratama Putra (24), warga Desa Raksa Jiwa, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), meninggal dunia di tempat usai menjadi korban kecelakaan yang diduga tabrak lari di Jalan Lintas Muara Enim–Prabumulih, Desa Panang Jaya, Kecamatan Gunung Megang, Senin (2/11/2026) dini hari.

Berdasarkan hasil penghimpunan informasi dan analisis kronologi sementara kepolisian, peristiwa memilukan tersebut bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BG 2147 ACS melaju dari arah Prabumulih menuju Muara Enim.

Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), dari arah berlawanan (Muara Enim menuju Prabumulih) melaju sebuah kendaraan besar yang diduga jenis roda enam (R6). Kendaraan berat tersebut disinyalir bergerak memotong lajur demi mendahului mobil yang berada di depannya.

Nahas, karena jarak kedua kendaraan sudah sangat dekat dan ruang gerak terpotong, benturan keras adu banteng tak dapat terelakkan.

Hantaman dahsyat tersebut mengakibatkan korban menderita luka serius, meliputi luka lecet di area mulut dan dagu serta cedera parah pada dada sebelah kanan. Akibat trauma berat tersebut, korban mengembuskan napas terakhir di lokasi kejadian.

Warga dan petugas medis yang tiba di TKP segera mengevakuasi jasad korban menggunakan armada ambulans menuju Puskesmas Gunung Megang. Sementara itu, pengemudi kendaraan R6 yang terlibat kecelakaan justru langsung melarikan diri dari lokasi tanpa memberikan pertolongan.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra melalui Kasat Lantas AKP Nadhya Nabilla, didampingi Kanit Gakkum Ipda Tri Yudarta, mengonfirmasi bahwa Unit Gakkum Satlantas telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP secara menyeluruh dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi mata.

” Dari hasil pemeriksaan awal di TKP, petugas mengamankan sejumlah barang bukti penting, termasuk serpihan komponen kendaraan roda dua milik korban serta pecahan serpihan material yang diduga kuat berasal dari kendaraan roda enam penabrak,” jelas AKP Nadhya Nabilla.

Saat ini, pihak Satlantas Polres Muara Enim terus mengintensifkan penyelidikan dan penyisiran guna mengidentifikasi jenis, pelat nomor, serta keberadaan sopir truk yang melarikan diri tersebut.

Kepolisian mengimbau dengan tegas kepada pengguna jalan maupun masyarakat sekitar yang mengetahui ciri-ciri kendaraan maupun peristiwa tersebut untuk segera bersuara. “Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait kendaraan dan pengemudi yang terlibat agar segera melapor ke kantor polisi terdekat untuk membantu proses penyidikan dan penegakan hukum,” tegas Kasat Lantas.(aep)

Topik Terkait